• Generasi #1

    Masa produksi: 1975-1981 Bentuk kerangka: Pikap 2 pintu Mesin: 1.2 L (1,166 cc) 3K bensin Transmisi: manual 4 percepatan

  • Generasi #2

    Masa produksi: 1981-1986 Bentuk kerangka: Pikap 2 pintu (Kijang KF20 Pick Up), MPV 4 atau 5 pintu (Kijang KF20 Minibus) Mesin: 1.3 L (1,290 cc) I4 4K bensin, 1.5 L (1,486 cc) I4 5K bensin (1985-1986) Transmisi: manual 4 percepatan.

  • Generasi #3

    Masa produksi: 1986-1997 Bentuk kerangka: Pikap 2 pintu (Kijang KF20 Pick Up), MPV 4 atau 5 pintu (Kijang KF20 Minibus) Mesin: 1.5 L (1,486 cc) I4 5K bensin (1986-1995), 1.8 L (1,781 cc) I4 7K bensin (1992-1996) Transmisi: manual 4 dan 5 percepatan, otomatis 4 percepatan Varian/Kode: Kijang KF50 Pick Up, Toyota Kijang SSX (KF42), Toyota Kijang 1.8 Grand Extra (KF52)

  • Generasi #4

    Masa produksi: 1997-2004 Bentuk kerangka: Pikap 2 pintu, MPV 5 pintu Mesin: 1.8 L (1,781 cc) I4 7K-C bensin OHV (1997-1999), 1.8 L (1,781 cc) I4 7K-E bensin SOHC (1999-2005), 2.0 L (1,998 cc) I4 1RZ-E bensin SOHC (1999-2005), 2.4 L (2,446 cc) I4 2L diesel (2000-2005) Transmisi: manual 5 percepatan, otomatis 4 percepatan Tipe: Toyota Kijang LSX (KF82), Toyota Kijang LGX 2003 (facelift)

  • Generasi #5

    Masa produksi: 2004-Sekarang Bentuk kerangka: MPV 5 pintu Platform: IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle) Mesin: 2.0 L (1,998 cc) I4 1TR-FE bensin DOHC, 2.7 L (2,694 cc) I4 2TR-FE bensin DOHC, 2.5 L (2,494 cc) I4 2KD-FTV turbodiesel

KijangKu

balada si #KidangWesi

Generasi Keempat (1997-2004)

Produsen Toyota
Perakitan Jakarta, Indonesia
Masa dalam produksi 1997-2004
Bentuk kerangka

Pikap 2 pintu,
MPV 5 pintu

Mesin

1.8 L (1,781 cc) I4 7K-C bensin OHV (1997-1999),
1.8 L (1,781 cc) I4 7K-E bensin SOHC (1999-2005),
2.0 L (1,998 cc) I4 1RZ-E bensin SOHC (1999-2005),
2.4 L (2,446 cc) I4 2L diesel (2000-2005)

Transmisi manual 5 percepatan,
otomatis 4 percepatan
Tipe Toyota Kijang LSX (KF82)
Toyota Kijang LGX 2003 (facelift)

 

 

Setelah sebelas tahun bertahan dengan rancangan generasi ketiga, Kijang meluncurkan model berikutnya dengan perubahan pada eksterior dan interiornya menjadi lebih aerodinamis pada tahun 1997. Model ini akrab dipanggil "Kijang Kapsul". Total varian awalnya mencapai 18 model dengan pilihan sasis (panjang/pendek) dan mesin yang berbeda (bensin/diesel).

kapsulkristaMulai Kijang generasi keempat ini, dominasi Jepang semakin besar. Kalau sebelumnya Toyota Astra Motor memanfaatkan perakitan bodi mobil banyak menggunakan karoseri. Pada generasi ini sudah dikatakan menyiratkan mobil yang sesungguhnya. Desainnya membulat seperti kapsul dan lebih aerodinamis dan menjadi loncatan desain pada masanya. Pada Kijang yang dikenal sebagai Kijang baru ini, Toyota mengeluarkan dua tipe mesin yakni Mesin bensin 1800cc (tipe 7K) seperti generasi sebelumnya dan Mesin diesel 2400cc (tipe 2L) tanpa turbo milik Toyota HiAce yang membuat persaingan dengan Isuzu Panther untuk mobil keluarga bermesin diesel yang saat itu mendominasi pasaran Indonesia.

Pada Kijang versi tahun 1997 - 1999, mesin bensin masih menggunakan karburator, barulah pada tahun 2000, tersedia mesin bensin dengan sistem injeksi elektronik, Electronic Fuel Injection (EFI). Ada dua pilihan untuk mesin bensin EFI, yaitu 7K-E dengan kapasitas 1800cc bertenaga 80 hp dan 1RZ-E dengan kapasitas 2000 cc bertenaga 100 hp yang diambil Dari Toyota Hilux. Meskipun mesin 1RZ-E secara teknologi lebih canggih jika dibandingkan dengan mesin 7K-E, namun mesin bensin 2000cc ini kurang laku di pasaran Indonesia karena konsumsi bahan bakarnya yang dinilai lebih boros dibandingkan dengan tipe 7K-E. Kijang 2000cc ini hanya terdapat pada tipe SGX, LGX, dan Krista. Untuk tipe LX, SX, dan pick-up keluaran 1997 - 1999, masih menggunakan transmisi manual 4 percepatan, sedangkan model lainnya menggunakan transmisi manual 5 percepatan.

Perubahan mesin ini dinamai New Kijang EFI dengan mengubah desain lampu menjadi "lampu kristal" yang menghilangkan lampu kabut built-in yang terdapat pada tipe LGX/SGX sebelumnya. Lampu model ini juga terdapat pada lampu belakang, desain bumper baru, dan juga desain velg roda yang berbeda serta seatbelt (sabuk keselamatan) pada jok penumpang bagian tengah (varian SSX/LSX dan SGX/LGX). Selebihnya hampir sama dengan sebelumnya. Opsi velg alloy racing 15" bermerek Enkei tersedia untuk varian LSX dan SSX. Facelift terakhir mengubah bentuk lampu depan, lampu belakang diberi hiasan ala Toyota Land Cruiser, bumper desain baru, kelir interior baru, desain setir baru serta menghilangnya varian Diesel tipe sasis pendek dan varian mesin 1800cc untuk tipe Krista.

Pada versi Kijang Kapsul selain terdapat varian SX, SSX, SGX (sasis pendek) LX, LSX, LGX (sasis panjang) dan pick up, ada juga varian Krista (berbasis varian LGX) dengan tambahan over fender, warna body two tone dan interior lebih mewah dari LGX/SGX serta Rangga (berbasis varian SSX) dengan tambahan over fender, warna body two tone dan ban serep ala jip yang dipasang menempel pada pintu belakang. Krista menggunakan sasis panjang, sedangkan Rangga menggunakan sasis Pendek. Pada generasi ini tipe karoseri Rover Ace (umumnya berbasis sasis pendek) dan Jantan Raider (umumnya berbasis sasis panjang) juga masih diproduksi beberapa unit. Diproduksi juga Kijang dengan penggerak empat roda (4x4) dengan basis LGX untuk pasar Afrika (Toyota Condor, 2000-2005). Model ini mengadopsi fitur yang jauh lebih lengkap, bahkan airbag pengemudi dan AC climate control pun telah tersedia. Mesinnya sama dengan pasar lain, namun khusus pasar Afrika ditawarkan mesin diesel 3000cc 5L pada varian 4x4.

KijangKapsulPada generasi keempat inilah Kijang mulai diekspor ke manca negara dengan berbagai nama, kecuali untuk Brunei Darussalam yang tetap menggunakan nama Kijang, yaitu Malaysia dan Singapura (Toyota Unser), Filipina (Toyota Revo), Taiwan (Toyota Zace surf),Vietnam (Toyota Zace) dan Afrika Selatan (Toyota Condor 4x4)

Sumber: